ENTREPRENEUR

 Entrepreneurship dalam Islam




A.  Pengertian Entrepreneurship

     Entrepreneurship adalah keyakinan kuat yang ada dalam diri seseorang untuk mengubah dirinya dan lingkungannya melalui ide dan inovasinya. Keyakinan ini kemudian ditindak lanjuti dengan keberanian mengambil resiko mewujudkan ide dan inovasinya tersebut, mulai dari membangun, memelihara, dan mengembangkannya sampai menghasilkan dampak nyata.

    Entreprenuership berkaitan dengan memulai usaha bisnis. Namun, pada hakikatnya konsep entreprenuer berasal dari Prancis pada awal abad ke 17 dan 18. Dimana memiliki arti “undertakes” yaitu perbuatan yang berkaitan berusaha dalam segala bidang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. 

   Entreprenuers adalah inovasi untuk menemukan cara yang kreatif dengan menggunakan modal ekonomi. Jadi fungsi interprenuer adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Entreprenuership adalah proses dinamis untuk menciptakan nilai tambah barang dan jasa serta kemakmuran.

Apabila kita ingin memberikan dampak yang besar, maka jadilah seorang entrepreneur.


B. Pengertian Entrepreneurship            dalam Islam

  Entrepreneurship dalam Islam mempunyai pengertian bahwa kewirausahaan adalah segala aktivitas bisnis yang diusahakan secara perniagaan dalam rangka memproduksi suatu barang atau jasa dengan jalan tidak bertentangan dengan syariat. Agar kegiatan kewirausahaan dianggap sebagai 'ibadah' diantaranya adalah tetap melakukan Ibadah, Sholat, dan Puasa dan ibadah-ibadah lain di antara kesibukan sebagai entrepreneur. Hindari melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah. Pelajari sikap seorang pengusaha muslim yang baik. Bisnis yang baik perencanaan strategi tidak pergi dari ajaran Islam, mengetahui aturan (hukum) bermuamalah secara islami. Dalam Al Quran dan sunnah terdapat pengajaran bagi seorang entrepreuneur untuk terus berkarya dan bekerja keras, seperti dalam surat Al jumu’ah ayat 10 yang memerintahkan untuk mencari rezeki .

   Sejarah Islam mencatat bahwa Entrepreneurship telah dimulai sejak lama, pada masa nabi Adam AS. Dimana salah satu anaknya Habil berwirausaha dengan bercocok tanam dan Qobil berwirausaha dengan menggembala hewan ternak.

   Salah satu kesempurnaan Islam adalah dengan mengharuskan kepada umatnya agar bisa hidup mandiri dengan bekerja atau berbisnis dengan jalan yang benar. Islam tidak hanya mengajarkan untuk beribadah saja, tetapi Islam juga mengajarkan umatnya untuk mandiri dan bekerja keras salah satunya dengan berwirausaha atau entrepreneurship.

  Dasar berusaha dalam ekonomi sangat kuat dalam Alquran dan hadis. Manusia diciptakan di muka bumi ini untuk berusaha/bekerja dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa

Landasan berusaha ini terdapat dalam surah Al-Balad (90) : 4 yang artinya : 

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah”.

Kata “susah-payah” dalam bahasa Arab disebut kabad,memiliki pengertian bahwa manusia diciptakan Allah dalam keadaan yang tidak pernah lepas dari kesulitan sehingga berkerja atau berusaha dalam sektor ekonomi merupakan keharusan bagi manusia untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup ekonomi. Kegiatan ekonomi dalam berbisnis (entreprenuers) merupakan salah satu bentuk pekerjaan yang tidak terlepas dari kehidupan manusia dan dianjurkan dalam Al - Qur'an.


C.  Karakteristik Entrepreneur

  1. Memiliki Mindset Positive .            Pikiran kita mungkin akan langsung tertuju pada bisnis. Kalau kita diprospek oleh rekan, kita pasti akan dijejali dengan kata “mindset”.Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. Dan sebagian besar orang mencibirnya karena sok-soak ala motivator.
  2. Memiliki Rancangan Bisnis.       Bedanya seorang pedagang dengan pebisnis, para pebisnis selalu punya rancangan bisnis. Kalau berdagang kita biasanya hanya berpikir tentang modal usaha, keuntungan yang diambil berapa dan beberapa resiko yang akan terjadi.Namun seorang entrepreneur melakukan hal lebih dari sekedar perhitungan ini. Ia akan membuat konsep, menentukan brand, visinya, menganalisa pasar, proyeksi kenaikan harga, dan melihat peluang lain yang mungkin bisa dikembangkan dalam produknya sehingga memiliki ciri khas.
  3. Pantang Menyerah                               Satu hal kecil yang kita pelajari dari seorang entrepreneur sukses adalah “tidak pernah menyerah”. Seorang entrepreneur sejati tidak akan menyerah pada satu keadaan.
     Kalau kata Billy Boen, ia adalah orang dengan kategori “Bring solutions, not problems”. Entrepreneur sejati tidak pernah mengeluh dan bertanya kesana kemari sambil panik harus bagaimana dan melakukan apa. Sebelum ia mengajak sharing orang lain, ia akan mengumpulkan solusi yang bisa dilakukan dan melihat resikonya.

 Jadi seorang yang memiliki jiwa kewirausahaan atau Eterpreneurship harus percaya diri, memiliki inisiatif , memiliki motif berprestasi, memiliki jiwa kepemimpinan, dan berani mengambil resiko.

D.  Manfaat Enterpreneur

Kita tidak terikat dengan orang lain, artinya semua menjadi kehendak kita. Kita bebas melakukan apa saja sendiri, mengatur dan mengelola apa yang kita kerjakan tanpa ada perintah dari orang lain.

Kita mempunyai kesempatan untuk memberikan lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Kita punya kesempatan untuk bekerjasama dengan orang lain untuk meningkatkan usaha kita dengan saling menguntungkan satu sama lain.

Membuat kita menjadi seseorang yang mandiri, tidak bergantung pada orang lain.
















Referensi

Asep Suraya,  Maulana.  Kewirausahaan atau Entrepreneurship dalam pandangan Islam. PT. Nasya Management : Jawa Tengah, 2020

Komentar

  1. Nama: Awaludin
    NIM: 2101.01.115

    Berdasarkan hasil bacaan saya diatas entrepreneur itu adalah mindset, mindset dimana orang yg gigih, ulet, tekun, dan tidak pernah menyerah meski sering menderita kegagalan, yang ingin saya tanyakan ialah pandangan anda tentang entreprenuer dalam sudut pandang islam ?

    terima kasih 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya tentang entrepreneur dalam sudut pandang islam ialah seorang wirausaha muslim dapat dilihat dari ketaqwaannya, sikap amanah yang dia miliki, kebaikannya, cara mereka melayani pembeli atau pelanggannya dengan ramah, serta semua kegiatan bisnisnya hanya dilakukan untuk ibadah semata.

      Hapus
  2. Atina Rahmatia (210101114) Maaf saya kurang faham, bisa tolong jelaskan apa saja karakteristik di dalam entrepreneur? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karakteristik Entrepreneur
      1. Memiliki mindset yang positif, ketika kita sudah mengambil keputusan dalam suatu bisnis harus percaya bahwa hasilnya baik.
      2. Memiliki rancangan bisnis
      3. Pantang menyerah

      Hapus
  3. Jika kita sudah mulai berani mengambil keputusan untuk mangambil langkah berbisnis, bagaimana cara anda jika bisnis tersebut berkembang, tetapi tidak memuaskan hasil yang signifikan? tolong jelaskan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika bisnis yang kita jalani sudah berkembang namun hasilnya tidak signifikan maka salah satu hal yang bisa kita lakukan ialah :

      Memperjelas Target Pasar. Kita harus bisa mengidentifikasi mana pasar yang akan dilayani sebagai target bisnis.

      Menggencarkan Promosi.
      Upaya memperkenalkan produk kepada target pasar harus terus dilakukan. Misalnya dengan cara menggencarkan program-program promosi yang sudah ada untuk menarik pelanggan. Tujuannya agar konsumen semakin meningkat.

      Hapus
  4. Bagaimana cara mengatasi sedikit nya lapangan kerja dan banyak nya pencarian pekerjaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyebab pengangguran di Indonesia adalah adanya ketidakseimbangan antara pekerjaan dan jumlah tenaga kerja yang meningkat setiap tahunnya.
      Cara mengatasinya mungkin pemerintah harus memperluas lapangan pekerjaan.
      Sebab itu hal yang perlu kita lakukan untuk tidak menjadi pengangguran adalah dengan menyiapkan keterampilan dan meningkatkan keahlian dalam bidangnya.

      Hapus
  5. Bagaimana cara memanagement bisnis dengan baik sehingga jalannya bisa tetap stabil atau bahkan selalu mengalami peningkatan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara memanagement suatu bisnis dengan baik adalah dengan cara :
      1. mengupgrade kualitas SDM, kualitas sumber daya manusia sangat berpengaruh dalam suatu bisnis.

      2. Menjaga selalu loyalitas pelanggan, dalam berbisnis menjaga kepercayaan pelanggan sangat penting, ketika kamu mampu mempertahankan loyalitas pelanggan, bisnis kamu naik satu tingkat, karena tanpa di minta nantinya mereka akan dipastikan terus kembali dan memeberikan kamu keuntungan.

      3. Waspada dengan pergerakan pesaing

      4. Tetap cermat kelola keuangan.

      Hapus
  6. Peluang usaha itu ada untuk bs kita lakukan selagi ada niat dan kemauan jg modal,ttp jg hrs diiringi dg kegigihan juga hrs konsisten.apakah dg demikian itu sudah bisa menjamin usaha kita akan berhasil?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Jika kita melakukan usaha itu dengan sungguh-sungguh dengan selalu percaya diri, memiliki inisiatif dan berani mengambil resiko.

      Hapus
  7. Bagaimana cara menumbuhkan mindset positif untuk memulai karir sebagai entrepreneurship?

    BalasHapus
  8. Apa saja penghambat kesuksesan dalam berwirausaha?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Faktor penghambat kesusksesan dalam berwirausaha
      1. Takut mencoba hal-hal baru
      2. Takut akan kegagalan
      3. Malas untuk MengUpgrade kemampuan dalam diri
      4. Kurang dapat mengendalikan keuangan
      5. Gagal dalam perencanaan
      6. Mudah mengeluh

      Hapus
  9. Apakah dalam pelaksanaan bisnis berbasis syariah harus selalu berpatokan pada Al Qur an dan Hadis atau tidak?Tolong jelaskan

    BalasHapus
  10. Salah satu kesempurnaan Islam adalah dengan mengharuskan kepada umatnya agar bisa hidup mandiri dengan bekerja atau berbisnis dengan jalan yang benar.
    Mengapa dalam penerapannya justru masyarakat non-muslim yang jauh lebihcekatan dari pada umat muslim itu sendiri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya memang banyak yang kita lihat atau dengar orang yang non muslim lebih sukses namun pada kenyataan banyak juga orang muslim yang menjadi seorang entrepreneurship (wirausahawan) yang suskses bahkan mendunia contohnya "Chairul Tanjung".
      Ini artinya dalam penerapannya umat muslim juga cekatan dalam melihat peluang bisnis.

      Hapus
  11. Tolong berikan suatu contoh usaha dan persiapan yang dilakukan sebelum memulai usaha tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam memulai usaha kita tidak hanya sekedar memikiran agar usaha itu berdiri saja, melainkan tahapan yang bisa membuat bisnis Anda berpotensi sukses contohnya : Ketika kita memulai usaha maka kita perlu menentukan jenis usaha ,kira - kira usaha apa saja yang banyak peminatnya dengan melakukan riset.

      Hapus
  12. Seorang wirausaha harus memiliki jiwa entrepreneur dalam menjalankan sebuah bisnis. Namun jiwa wirausaha ini tidak hanya di miliki oleh seorang wirausaha, tetapi juga kita sebagai mahasiswa harus memiliki jiwa entrepreneur, coba jelas mengenai hal tersebut? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya Jiwa wirausaha memang dapat ditumbuhkan dalam diri setiap orang, karena setiap orang pada dasarnya masing-masing memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukses.
      Kita sebagai mahasiwa sangat penting memiliki jiwa entrepreneur karena setelah lulus kuliah kita harus dapat melakukan kreativitas usaha agar dapat memiliki usaha yang dapat menghasilkan untuk diri sendiri maupun masyarakat dapat bermanfaat bagi lingkungan dan memberi dampak ekonomis bagi aktivitasnya.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS UTS KEWIRAUSAHAAAN

EVALUASI PEMBELAJARAN

Efektivitas Teknologi dalam Tujuan Pendidikan